Thursday, October 15, 2020

Melatih Kemandirian dengan Melipat Pakaian

 



Assalamu’alaikum.

Tabik pun,

Bagi saya melatih kemandirian bukan hanya untuk bekal dia saat orang tuanya sudah tiada, tapi juga sebagai bekal dia menghadapi masa depannya. Mbak M pada bulan Oktober ini  genap berusia 5 tahun. Saya sudah melatihnya mandiri untuk beberapa pekerjaan. Mbak M termasuk anak yang manja dan dia pintar merayu orang-orang yang ada di sekitarnya agar mengikuti apa yang dia inginkan. Dia juga termasuk tipe yang memiliki ketetapan hati yang kuat, sehingga sedikit sulit untuk bernegosiasi terhadap keinginannya. Dia butuh waktu yang lama saat mandi, mengenakan pakaian, atau makan sendiri. Dengan situasi ini kadang orang di sekitarnya greget dan akhirnya membantu bahkan menggantikan pekerjaan yang seharusnya dia lakukan sendiri. 

Temuanku

Mbak M mulai menunjukkan keinginan yang besar untuk meringankan pekerjaan umminya. Beberapa kali dia meminta untuk memasak sendiri di dapur, sesekali saya kabulkan untuk menggoreng telur. Akan tetapi keinginannya untuk memasak makanan yang lain belum bisa saya kabulkan karena mempertimbangkan aspek keamanan dapur saya yang sempit dan beberapa peralatan yang belum memiliki tempat yang layak. Selain memasak, Mbak M juga mulai tertarik untuk membantu saya melipat pakaian. Ia bilang ingin berbuat baik kepada orang tuanya, kalimatnya beitu resmi saat menyempaikannya kepada saya.

Strong why

Melipat pakaian bagi saya termasuk karya seni karena metode dan gaya melipat seseorang dengan lainnya mungkin berbeda, misalnya saya dan suami atau saya dan ibu yang memiliki selera berbeda dalam melipat pakaian. Melipat pakaian dapat melatih motorik karena tangan dilatih untuk terampil dan cekatan dalam bekerja. Melatih kemandirian dengan melipat pakaian akan juga memunculkan tanggung jawab.

Strategi untuk melatih kemandirian

Membiarkan Mbak M untuk melipat pakaian yang berukuran kecil dan memberikan contoh bagaimana melipat pakaian tersebut

Sukses apa aku hari ini

Mbak M berhasil melipat beberapa pakaiannya dan adiknya.

Tantanganku saat ini

Tidak ada tantangan yang berarti hari ini. Mbak M membuat umminya meleleh saat Mamasnya memberikan syarat untuk tidak usah tidur siang jika membantu melipat pakaian, ia berkata harus ikhlas membantu ummi.

Ingin sukses apa esok hari

Semoga esok bisa lebih baik lagi. Saya bisa lebih kompak dengan abinya anak-anak dan bersabar menghadapi keseruan melatih kemandirian anaka-anak.

Rasaku hari ini

Perasaan saya hari ini sangat bahagia karena Mbak M mulai menaruh perhatian terhadap aktivitas umminya di rumah.

Respon ananda

Mbak M juga sangat bahagia karena ia berhasil melipat beberapa pakaiannya dan adiknya.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar yang sopan ya :)



Jangan lupa follow IG @ummi_lilihmuflihah dan Twitter @UmmiLilih