Thursday, September 3, 2020

Tantangan Pertama Bunda Sayang

 


Assalamu'alaikum

Tabik pun,

Komunikasi produktif adalah Pe-Er besar buat saya. Saya memang memiliki kesulitan berkomunikasi secara langsung. Saya lebih leluasa berkomunikasi melalui tulisan. Di tantangan pertama Bunda Sayang #6 ini, setiap peserta diminta untuk melatih komunikasi produktif.

Secara teori tampak mudah, namun dalam praktiknya perlu latihan secara terus-menerus. Saya pernah berusaha untuk melatih berkomunikasi secara produktif, namun kendala yang selalu saya hadapi adalah kembali pada kebiasaan lama.

Saya memiliki 3 orang anak. Si sulung adalah orang pertama saya ajak untuk melakukan komunikasi produktif. 

Seperti kejadian pagi ini.

"Mas, mandi." Kata saya. Namun dia cuek dan hanya menatap televisi.

"Mas, ada air hangat kalau mau mandi." Kata saya lagi, namun sekali lagi dia tetap acuh.

"Mas, mandi. Biar seger." Saya menggunakan berusaha kalimat lain untuk menyuruhnya dan suara saya agak tinggi dari sebelumnya.

Saya menghampirinya dan kembali memintanya mandi.

"Nanti ah." Jawabnya singkat.

Saya kurang sabar dalam berkomunikasi sehingga yang saya lakukan adalah mengeluarkan kata bernada ancaman.

"Kalau kamu gak mandi, ummi matikan tivinya."

Dia masih tidak beranjak untuk mandi, akhirnya televisi saya matikan dan dia pun mandi tapi dengan cemberut.

Mungkin besok saya perlu cara lain agar komunikasi bisa lebih produktif. Ini baru hari pertama. Semoga esok lebih baik lagi


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar yang sopan ya :)



Jangan lupa follow IG @ummi_lilihmuflihah dan Twitter @UmmiLilih