Saturday, September 5, 2020

Tantangan Pertama Bunda Sayang Hari Ke-3

 


Assalamu'alaikum.

Tabik pun,

Tantangan komunikasi produktif Bunda Sayang Ibu Profesional masih berlanjut. Masih hari ke-3 dan saya sudah merasa lama sekali untuk sampai ke-15 hari. Namun saya akhirnya kembali menyadari bahwa esensi dari tantangan ini bukanlah pada menyelesaikan tantangan, lebih pada bagaimana tujuan tantangan bisa dicapai.

Hari ini saya masih mencoba untuk melakukan komunikasi produktif. Saya masih belum bisa bersabar untuk menunggu waktu yang tepat berbicara pada anak. Saya masih merasa menunggu waktu yang tepat adalah hal yang kurang efektif, terlalu lama, dan tidak tepat sasaran. Meski demikian, saya mencoba untuk menggunakan kalimat yang mudah dipahami.

Saya tinggal berdekatan dengan rumah mertua dan kakak ipar. Saya tidak bisa melarang anak-anak untuk pergi keluar, meski Covid-19 masih berkuasa, karena mereka juga butuh ruang gerak. Dari awal pandemi saya tidak pernah mengajak anak ke tempat ramai, bahkan ke ATM pun tidak. Saya izinkan anak-anak bermain di sekitar rumah kami, mbahnya, dan budenya.

"Mas, ummi kan dah bilang jangan main jauh-jauh." 

"Kenapa mamas ngikutin pengamen itu sampai ke jalan raya?" Ada pengamen berpakaian seperti badut yang bernyanyi dari rumah ke rumah.

"Gak tau." Dia hanya menjawab singkat.

"Mas, kita harus hati-hati. Zaman ini banyak orang jahat di luar sana. Ada anak yang dibawa pergi orang jahat, lalu dijual. Nauzubillah." Saya mulai berkata panjang lebar.

"Iya, aku gak akan mengulangi lagi." Jawabnya singkat. Saya melihat, ada rasa penyesalan di matanya.

"Kamu boleh main, tapi gak boleh jauh-jauh. Mainlah di sekitar rumah kita ini. Kamu paham kan?" Suara saya agak meninggi.

"Iya." Jawabnya sambil menunduk.

"Mamas kan anak ummi, nurut dong. Kalua ummi ngasih tau yang bener, harus diikuti."

Entahlah, apakah kalimat-kalimat yang saya gunakan tepat atau tidak. Saya hanya berharap pesan tersampaikan dengan baik. Semoga ada perubahan sikap dari si sulung untuk tidak mengulangi kesalahannya. Besok saya akan berusaha untuk lebih baik lagi dalam berkomunikasi dengan anak-anak.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar yang sopan ya :)



Jangan lupa follow IG @ummi_lilihmuflihah dan Twitter @UmmiLilih