Sunday, March 29, 2020

Bersemangat mendampingi anak belajar di rumah dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash




Tabik pun,

Tulisan ini akan saya awali dengan mengajak semua pembaca untuk berdoa sejenak. Sedih jika mengikuti pemberitaan yang berkaitan dengan virus Corona ini. Perasaan kekhawatiran tertular menghantui semua orang. Beberapa yang positif tertular virus Corona berhasil sembuh namun tidak sedikit yang berakhir dengan kematian. Semoga wabah virus Corona ini segera berlalu, sehingga kita bisa melakukan aktivitas dalam situasi yang lebih nyaman dan bahagia. Aamiin.

Virus Corona menyebabkan pemerintah mengeluarkan kebijakan bagi semua siswa sekolah untuk belajar di rumah. Pembelajaran yang dilakukan tidak lagi dengan tatap muka secara langsung di sekolah, namun dilakukan secara online. Bekerja pun dari rumah. Semua aktivitas keluar rumah dibatasi. Rumah menjadi pusat segala kegiatan. Tugas  saya semakin berat. Saya harus menyelesaikan kewajiban saya sebagai ibu, istri, dan dosen dari rumah.

Saya memang punya pengalaman mengajar dari tingkat taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi, namun terus terang saya kesulitan untuk mengajar anak sendiri. Itulah salah satu alasan mengapa saya menitipkan anak saya pada guru-guru di sekolah untuk diajarkan. Mendampingi anak belajar biasa saya lakukan, namun mendampingi anak belajar secara online merupakan pengalaman baru untuk saya. Situasi di sekolah dan di rumah memang sangat berbeda. Di sekolah, memang tempat belajar, suasana sekolah dibuat sedemikian rupa untuk mendukung kegiatan belajar. Sementara di rumah, banyak hal yang bisa memecah konsentrasi, misalkan tergoda dengan gawai, televisi, suara berisik, atau keinginan untuk bermain. Apalagi jika diperparah dengan suasana hati anak yang tidak menentu karena bosan di rumah saja dan kondisi ayah dan ibunya yang  harus membagi waktu untuk bekerja dari rumah.

Sehari, dua hari, tiga hari, seminggu sudah dilalui saat himbauan di rumah saja diberlakukan. Saya sempat stres karena belum bisa mengatur waktu dengan baik. Saya terjebak dengan pikiran saya yang tidak fokus. Saat mengerjakan pekerjaan domestik, saya terpikir belum mempersiapkan bahan untuk mengajar. Saat mendampingi anak belajar, saya memikirkan mau masak apa, pakaian belum dilipat, cucian piring menumpuk, dan sebagainya. Selama ini saya selalu menyelesaikan pekerjaan saya sebagai dosen di kampus, mulai dari mempersiapkan materi mengajar, mengajar, membaca, menulis, dan sebagainya. Saat di rumah saya fokus pada pekerjaan domestik dan mengurus anak-anak. Ketika semua peran dan tanggung jawab di pusatkan di rumah saja, membuat beban saya terasa semakin berat apalagi ketiga anak saya masih butuh bimbingan, si sulung berusia 6 tahun, yang kedua  4 tahun dan yang ketiga baru 18 bulan. Bayangin aja deh. Hehe....

Mendampingi anak belajar di rumah memang ada seni tersendiri, si sulung memang baru sekolah tingkat taman kanak-kanak, namun sekolahnya memiliki target utama yaitu menghapal Al Quran. Itu yang juga membuat saya kesulitan. Ibunya saja belum hapal, anaknya disuruh menghapal. Hehe.... Seiring waktu berjalan saya akhirnya mulai bisa mengikuti ritme di rumah saja. Saya mulai menjalani aktivitas di rumah saja dengan lebih santai. 
Beberapa hal yang perlu dilakukan seorang ibu dalam mendampingi anaknya belajar di rumah.
Mendampingi anak belajar di rumah
harus ikhlas dan sabar. (dok. pribadi)
Ikhlas dan sabar
Sebagai seorang ibu ikhlas dan sabar merupakan modal utama. Wabah ini merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa. Semua yang terjadi sudah pasti atas kehendak-Nya. Mungkin situasi saat ini adalah teguran keras dari-Nya untuk kita semua. Pasti ada hikmah di balik semua musibah yang menimpa. Ibu juga harus sabar.  Perbanyak stok sabar. Tahan diri untuk nyubit saat greget ya, Bu. Hehe...

Mencatat tugas dan target belajar dari sekolah bisa membantu ibu
mendampingi anak belajar di rumah. (sumber: hipwee.com)

Mencatat tugas dan target belajar
Belajar secara online merupakan suatu hal yang baru, ada guru yang memberikan tugas dan target belajar melalui pesan whatsapp atau google clasroom. Saya selalu mengecek pesan whatsapp di grup kelas si sulung pada pagi hari. Tugas dan target belajar adalah pijakan pertama untuk mendampingi anak belajar.

Membuat jadwal belajar di rumah jugaperlu dilakukan. (dok. pribadi)

Membuat jadwal
Perlu juga ada kesepakatan dengan anak kapan dia akan belajar dan anak diberikan pengarahan bahwa kesepakatan jadwal tersebut harus dilakukan dengan displin. Jadwal ini juga sebaiknya selaras dengan jadwal ibu mengerjakan tugas domestik dan tugas lainnya.
Gangguan belajar di rumah, salah satunya
suara tangis sang adik. Hehe... (dok.pribadi)
Menghindari ganguan
Gangguan belajar bisa berupa televisi, mainan, gawai, bahkan suara tangisan adiknya. Hehe.... Perlu konsentrasi dalam belajar dan gangguan sebaiknya diminimalisir. Misalnya saat belajar tidak sambil menonton televisi atau tidak menggunakan gawai kecuali mendesak. Ayah dan ibu perlu ada pembagian tugas, saat kakak sedang belajar bersama ibu, tidak ada salahnya ayah mengasuh adik-adiknya di tempat yang berbeda.

Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda
dan perlu ibu ketahui gaya belajar anak yang pas untuk anaknya.
(dok. pribadi)

Memperhatikan gaya belajar anak
Setiap anak memiliki gaya belajarnya masing-masing. Ada yang audio, visual, kinestetik, atau kombinasi. Ada yang suka sambil mendengarkan musik, sambil bersenandung, atau sambil bergerak ke sana ke mari. Namun harus diperhatikan jangan sampai terlalu santai atau terlalu banyak selingan, sehingga malah memecahkan konsentrasi belajar.

Yang penting tempatnya bersih dan nyaman untuk belajar di rumah.
(sumber: liputan6.com)

Memperhatikan tempat yang nyaman untuk belajar
Tempat yang bersih dan nyaman penting untuk memberikan suasana beajar yang menyenangkan. Kita bisa menggunakan kamar tidur untuk belajar, duduk di lantai beralaskan karpet  atau belajar di meja makan atau meja tamu. Yang pasti tempat di mana gangguan bisa dihindari. Ada kelebihan dan kekurangan dari setiap ruangan, namun ibu pasti lebh tahu mana ruangan yang paling nyaman untuk belajar anak.
Tekwan merupakan salah satu makanan yang pas buat selingan
saat mendampingi anak belajar di rumah. (dok. pribadi)
Memperhatikan asupan makanan
Pernah gak memperhatikan anak atau suami lebih sering membuka kulkas saat mereka lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja? Aktivitas di rumah saja memang mengurangi biaya untuk transportasi, namun meningkatkan biaya konsumsi. Hehe.... Situasi di rumah berbeda dengan di sekolah. Anak cenderung lebih cepat lapar saat di rumah. Ibu harus bijak menyikap dengan menyediakan makanan utama dan cemilan yang sehat. Asupan makanan penting untuk meningkatkan konsentrasi anak, namun bisa jadi gangguan kalau berlebihan.

Baca juga: Siomay Gabus

Mengajari anak sendiri memang tidak sama dengan mengajar anak orang lain. Kadang jadwal yang sudah tersusun, buyar begitu saja karena suasana yang tidak kondusif misalnya anak ngambek atau ibunya yang ngambek. Kadang juga diwarnai dengan perdebatan kusir yang tidak tahu ujung pangkalnya. Apalagi jika ada anak yang sangat mengidolakan gurunya. Dia akan membandingkan ibu dan gurunya, “ Enakan diajarin sama bu guru deh.” Atau berujar, “Kata bu guru gak begitu, Ma.”


Mandi dengan sabun mandi Vitalis membuat
badan lebih segar dan bersemangat.
Kepenatan sering membuat ibu menjadi kurang mood untuk beraktifitas. Biasanya saya sebelum salat Subuh, mandi terlebih dulu. Mandi pagi memberikan energi  semangat untuk memulai aktivitas. Apalagi mandi dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, wangi parfum yang mewah membuat badan menjadi lebih segar. Memanjakan diri dengan wangi parfum Vitalis Body Wash, membuat ibu lebih bersemangat untuk mendampingi anak belajar di rumah.

3 pilihan varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash tersedia dalam
kemasan botol dan isi ulang (dok. pribadi)
White Glow (Skin Brightening)
Varian ini memberikan manfaat untuk kulit terlihat lebih cerah,  terasa halus, dan lembut. Aroma parfum merupakan perpaduan aroma fruity dari ceri dan rasberi, disusul dengan wangi marshmallow dan gardenia yang lembut dan elegan, serta kombinasi woody dan suede yang mewah dan tahan lama.  Selain itu juga diperkaya dengan ekstrak licorice dan susu, yang membantu merawat kulit hingga tampak bersih, cerah bersinar.


Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash tersedia dalam
kemasan botol dan isi ulang (dok. pribadi)

Fresh Dazzle (Skin Refreshing)
Varian ini membuat kulit terasa segar, halus,  dan lembut. Parfum yang digunakan merupakan perpaduan segarnya wangi bergamot, floral buquet yang elegan, dan Mmsk amber yang tahan lama. Juga diperkaya dengan ekstrak yuzu orange dan anti oksidan dari green tea, yang menjaga kulit terasa lebih bersih, wangi, segar dan terawat.

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash tersedia dalam
kemasan botol dan isi ulang (dok. pribadi)

Soft Beauty (Skin Nourishing)
Varian ini untuk kulit terasa halus, lembut, dan terawat. Parfumnya diperkaya dengan wangi segar dari fruity aldehydic, rose dan violet, serta tonka bean dan premium sandalwood. Varian ini juga diperkaya dengan ekstrak avocado dan vitamin E, untuk membantu menjaga kulitagar tetap terasa kenyal, halus, dan lembut.

Saya sudah coba ketiga varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash. Botolnya didesain dengan tutup botol yang mudah dibuka namun sabun yang didalamnya tidak mudah tumpah. Coba deh. Cukup dengan menuangkan beberapa tetes sabun ke atas shower puff, lalu diremas-remas untuk mendapatkan busa yang melimpah, lalu sapukan ke seluruh tubuh. Kemudian bilas hingga bersih. Keharuman parfumnya membuat sensasi mandi menjadi berbeda.

Soft Beauty (dok. pribadi)
Fresh Dazzle (dok. pribadi)
White Glow (dok. pribadi)


Mandi di pagi dan sore hari dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash membuat tubuh lebih segar, rileks, dan bersemangat serta kelembaban kulit tetap terjaga. Yang lebih penting lagi sabun mandi ini sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Harganya juga pas di kantong, untuk kemasan botol 200 ml sekitar Rp18.000 sementara kemasan isi ulang 450 ml sekitar Rp25.000 saja.

Nah, Bagaimana? Tertarik mencoba? Jangan ragu deh, tinggal pilih saja wangi yang kamu suka.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar yang sopan ya :)



Jangan lupa follow IG @ummi_lilihmuflihah dan Twitter @UmmiLilih