Selasa, 20 November 2018

9 Alasan Menulis di Blog


Berawal dari ikut teman, saya membuat blog. Saat itu teman-tan membuat blog untuk mempublikasikan tulisan-tulisan mereka dan saya pun turut serta, apalagi saya memang suka menulis. Menulis bagi saya lebih mudah daripada berbicara langsung. Bagi saya yang termasuk pendiam, menulis bisa membantu saya dalam memilih kata yang tepat untuk menyampaikan sesuatu. Menulis juga membantu saya untuk lebih terbuka dan berani dalam mengungkapkan banyak hal. Dan blog menjadi tempat untuk menampung beberapa tulisan-tulisan saya.

Banyak alasan mengapa seseorang menulis di blog. Setidaknya ada 9 alasan menulis di blog menurut saya.

1. Wadah tulisan

Kalau ditanya apakah bisa menulis puisi, jawabannya bisa. Apakah bisa menulis cerpen? Bisa. Apakah bisa menulis artikel atau opini? Bisa. Karena cuma ala kadarnya, dikirim ke media tak kunjung dimuat. Buat apalah bersedih. Daripada tersimpan rapi di laptop, lebih baik pajang aja tulisan di blog sendiri. Siapa tahu ada yang baca, siapa tahu ada yang tertarik, siapa tahu ada yang menawarkan untuk dibukukan, siapa tahu ada yang mengajak kolaborasi, siapa tahu jadi viral, siapa tahu mendadak terkenal. Siapa tahu? Karena kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi.

2. Sarana self-healing

Sudah banyak diketahui bahwa menulis itu bisa menyehatkan diri. Menulis itu bisa menjadi obat sedih dan kesendirian. Banyak orang menulis di buku harian tentang semua yang dirasakan dalam hidupnya. Dalam buku harian biasanya ditemukan berbagai catatan tentang kebahagiaan, kesedihan, kekhawatiran, kesuksesan, kemalangan, dan sebagainya. Ada rasa lega setelah menuliskan apa yang dirasakan. Jika menulis di buku harian, semua catatan itu hanya dibaca oleh si empunya buku. Lain halnya jika semua catatan itu ditulis di blog, banyak orang yang akan membaca. Banyak kepuasan yang didapat, tidak hanya sekedar 'membuang sampah perasaan' tapi bisa jadi inspirasi bagi banyak orang. Self-healing menjadi lebih bermakna.

3. Eksistensi

Menulis di blog bisa menunjukkan eksistensi diri seseorang. Bahkan eksistensinya bisa berumur panjang. Kok bisa? Iya karena selama tidak ada yang menghapus, tulisan di blog akan terus tayang setiap waktu. Kita bisa menulis apa saja di blog. Eksistensi yang terbangun bisa lebih besar bahkan bisa menciptakan citra diri seseorang. Lewat tulisan di blog, banyak orang yang akan tergiring sesuai apa yang diinginkan. Eksistensi akan semakin kuat bersamaan dengan kesan yang ditimbulkan lewat tulisan.

4. Belajar menulis

Tulisan di blog akan dibaca banyak orang. Akan ada jutaan bahkan lebih tulisan lain yang menjadi 'saingan' tulisan kita. Hanya tulisan yang menarik, yang akan dibaca sampai akhir. Betapapun pentingnya isi tulisan kita, jika tidak menarik untuk dibaca, maka akan tenggelam di dalam lautan informasi. Dengan menulis di blog, kita akan terus belajar bagaimana cara menulis yang baik, bagaimana memilih kalimat yang tepat, bagaimana menempatkan tanda baca agar pas dan enak untuk dibaca. Nah, semakin sering menulis di blog, semakin terlatih untuk menulis dengan baik dan benar.

5. Melek teknologi

Menulis di blog tidak hanya sekedar menulis tapi juga perlu pengetahuan tentang teknologi. Banyak pernak-pernik, seluk-beluk blog yang mau tidak mau, memaksa si empunya blog untuk melek teknologi. Tidak hanya sekedar mengetahui bagaimana memposting tulisan, tapi juga bagaimana mempercantik tampilan blog. Untuk level yang lebih tinggi, memulia blog tidak hanya sekedar menulis tapi bagaimana agar traffic blognya naik, bagaimana agar bisa seo, dan sebagainya yang itu semua membutuhkan melek teknologi.

6. Uang

Bukan rahasia jika menulis di blog bisa menghasilkan uang. Diundang sebuah perusahaan untuk meliput kegiatannya dan menuliskannya di blog, pulangnya dapat uang. Diminta untuk menulis tentang profil usaha atau seseorang dapat uang. Mempromosikan suatu produk yang kemudian dibalas dengan uang. Atau di tingkat yang lebih lagi, blognya dipasang iklan berbagai produk sehingga menghasilkan uang. Uang yang didapat beragam, ada yang cukup buat beli sepasang sepatu, tapi ada juga yang uangnya bisa dibelikan rumah atau mobil. Menggiurkan ya?

7. Pertemanan dan relasi

Menulis di blog bisa menambah teman dan relasi. Awalnya mungkin hanya sebatas blogwalking alias membaca tulisan di blog orang lain. Kemudian merasa memiliki kesamaan visi, selanjutnya terjalin pertemanan. Pertemanan ini bahkan tidak hanya sekedar bertemu di dunia maya tapi juga bertemu di dunia nyata alias kopdar. Apalagi jika ikut bergabung dalam komunitas blogger, blog akan mempertemukan kita dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Akhirnya pertemanan dan relasi pun semakin meluas.

8. Amal jariah

Kita hidup tidak hanya di dunia, ada akhirat yang menanti. Setiap tindakan yang dilakukan akan mendapatkan ganjaran dari ALLAH SWT. Menulis di blog bisa menambah amal jariah kita. Tulisa yang kita pajang di blog akan dibaca banyak orang. Tulisan-tulisan itu secara langsung maupun tak langsung mempengaruhi pembacanya. Informasi yang disampaikan bisa mengubah pola pikir seseorang, yang tadinya tidak tahu menjadi tahu. Masalah yang diceritakan menjadi pelajaran. Solusi yang ditawarkan menjadikan seseorang menjadi bersemangat dalam hidup. Dan tulisan-tulisan itu akan terus ada, bisa dibaca siapa saja, dan kapan saja. Bahkan ketika sang penulis sudah tiada lagi di dunia dan blognya sudah tidak ada, pengaruh tulisannya akan terus ada. Di sinilah kita dituntut juga untuk bijaksana dalam menulis karena jika menulis hal yang salah, bukan amal yang didapat tapi dosa. Ih serem.

9. Karena ingin

Alasan lain mengapa menulis di blog adalah karena ingin. Ingin aja menulis di blog biar kalau ada yang nanya apakah punya blog, bisa menjawab 'iya' dengan lantang. Ingin aja menulis di blog karena punya sejuta ingin yang pengen diraih. Ingin aja menulis di blog, kalau pas ada waktu nulis, kalau sibuk ya gak maksa untuk nulis. Alasan nulis di blog, ya pokoknya ingin aja. Hehe...

#bloggerperempuan #BPN30dayChallenge2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar yang sopan ya :)



Jangan lupa follow IG @ummi_lilihmuflihah dan Twitter @UmmiLilih