Sabtu, 25 Juli 2009

Tragedi Puisi


By: Lilih Muflihah


Segenggam puisi kau taburi hatiku

Seikat puisi kau letakkan di sudut pikirku

Seutas puisi kau ikat kuat rasaku

Tapi puisimu hantarkan berkelana

dalam imaji hasrat rindu

Hingga ia membunuhku


(Kamarku yang nyaman, 28 juni 2009)

1 komentar:

  1. waduh... puisi juga ternyata bisa membunuhmu ya...

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar yang sopan ya :)



Jangan lupa follow IG @ummi_lilihmuflihah dan Twitter @UmmiLilih