Minggu, 19 Agustus 2018

Sukses Memberi ASI dalam Segala Kondisi ala Breastfeeding 911



Tabik pun,

Senang rasanya bisa mengikuti acara Temu Pakar Breastfeeding 911 yang mengusung tema sukses memberi asi dalam berbagai kondisi. Acara pada hari sabtu, tanggal 11 Agustus 2018 yang lalu diadakan oleh Majalah AyahBunda dan Pigeon. Beruntung, saya hadir sebagai wakil Tapis Blogger dan sebagai ibu hamil 8 bulan yang meski dengan kaki mulai bengkak dan tangan yang sering semutan.

Rabu, 18 April 2018

MIMPI YANG SEMPAT DILUPAKAN (BAG. 2)


Oleh Lilih Muflihah
Bermodal sejumlah uang hasil penjualan tanah, aku bisa menjadi mahasiswa pasca sarjana. Akan tetapi efek samping dari aku kuliah, dinikmati oleh semua anggota keluarga di rumah. Seingatku, saat itu menu tahu tempe dapat ditemui sepanjang hari. Apalagi setelah membayar SPP, dampaknya begitu terasa, harus pandai mengencangkan ikat pinggang. Perbedaan yang lebih kentara adalah saat Ramadhan datang, tak ada kudapan ataupun makanan pembuka yang pasti hampir di semua rumah terhidang ketika berbuka. Kami hanya minum segelas teh, lalu sholat maghrib kemudian dilanjutkan dengan makan malam dengan menu tahu atau tempe. Menu daging ayam hanya kami jumpai saat pertama kali sahur.

Mimpi yang Sempat Dilupakan (1)


Oleh Lilih Muflihah
Saat orientasi di kampus, kami diharuskan memasang karton berwarna jingga berukuran A4 yang bagian atasnya diberi tali sehingga bisa digantungkan di leher. Di karton tersebut harus tertulis nama lengkap, nama panggilan, dan cita-cita. Teman-temanku menuliskan cita-cita yang beragam, ada yang ingin menjadi birokrat, anggota dewan, pejabat, bupati, presiden, dan sebagainya. Sementara aku menuliskan Dosen sebagai cita-cita.

Membangkitkan Rasa yang Jatuh














Oleh Lilih Muflihah

Mengapa kau lukis lagi sesal di benakmu?
Mengapa kau cari serpihan luka yang sudah kau buang?
Apakah tak cukup lara memenuhi sampai pojok hatimu?
Sudahi saja lah mendekap sedih dalam balutan airmata.
Tak ada guna berendam dalam kubangan dendam.
Sesak rasa melara duka.
Tak ada arti.
Bangkitlah, rasa jatuh hanya kau yang bisa bangunkan, bukan aku apalagi dia.


Minggu, 26 November 2017

MPR RI dan Netizen Bersinergi dalam 4 Pilar







Oleh Lilih Muflihah


Tabik pun,

Saya senang karena malam itu saya diberi izin untuk menghadiri sebuah acara. Acara keren yang dirancang untuk mempertemukan MPR-RI dan Netizen Lampung. Malam itu, 21 November 2017, bertempat di Swiss-belhotel, Bandar Lampung, saya dan teman-teman Tapis Blogger lainnya berkumpul untuk mendengarkan sosialisasi 4 Pilar NKRI. Sosialisasi 4 Pilar MPR RI sudah dilakukan di berbagai daerah. Harapannya agar netizen bisa ikut serta memberikan informasi kepada publik tentang sosialisasi 4 Pilar. Mengapa netizen? Karena netizen saat ini merupakan kelompok penekan yang bisa sangat mempengaruhi opini publik.

Acara tersebut secara langsung menghadirkan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan sebagai pembicara. Uniknya, karena Pak Zulkifli Hasan berasal dari Lampung, acara tersebut memiliki tambahan rasa yang berbeda. Nah, informasi apa saja yang saya dapatkan dari acara tersebut? Simak ya.


Selasa, 12 September 2017

Beberapa hal yang perlu diketahui untuk mencegah stunting



Oleh Lilih Muflihah


Tabik pun,

Pagi yang indah di hari Selasa, tanggal 12 September 2017, Direktorat Kemitraan Komunikasi Kementrian Komunikasi dan Informasi mengadakan acara yang keren banget, dengan tema “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam Penurunan Prevalensi Stunting.” Bahagia sekali saya bisa mengambil bagian di acara ini. Saya senang karena banyak pengetahuan yang saya dapatkan dan dengan senang hati saya bagikan. Simak ya.

Berawal dari info di WA Tapis Blogger, saya sangat antusias untuk ikut acara ini. Saya sangat penasaran dengan tema yang diambil. Stunting itu apa? Dalam pikiran saya saat itu. Yah saya akui memang saya agak sedikit kudet, yang saya tahu stuntman. Hehe… Selain itu saya juga penasaran dengan Mba Mira Sahid. Merupakan suatu kebahagiaan bagi saya bisa bertemu langsung dengan orang-orang yang selama ini hanya saya lihat di dunia maya.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Antara Bandar Lampung dan Kalirejo


Ibu saya merupakan anak pertama dari 9 bersaudara. Sebenarnya anak nenek ada 13 tapi yang hidup hanya 9 orang. Untuk mempererat tali silaturahim, kami mengadakan arisan keluarga yang anggotanya adalah adik-beradik ibu saya beserta anak-anak mereka. Kami memang keluarga besar. Karena nenek dan kakek sudah tiada, kami memang jarang berkumpul. Setahun sekali bertemu jadilah, untuk melepas rasa rindu, berbagi cerita dan pengalaman. Apalagi keluarga besar kami tersebar di berbagai daerah baik itu di Lampung maupun di luar Lampung.

Idul fitri tahun ini ibu saya yang menjadi tuan rumah arisan namun saya tidak akan bercerita tentang kisah arisan di Bandar Lampung. Saya akan berbagi kisah arisan tahun yang lalu. Tahun lalu, sepupu saya yang di Kalirejo, Lampung Tengah yang menjadi tuan rumah.